Delapan Hari Berjibaku, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Delapan Hektare Lahan Galuga
By Admin

TPAS Galuga
nusakini.com, Upaya pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga menunjukkan hasil yang sangat signifikan pada Senin (14/9/2026). Berdasarkan data pemantauan geothermal terbaru, tim gabungan telah berhasil memadamkan lebih dari delapan hektare lahan yang sebelumnya hangus terbakar.
Saat ini, area yang diduga masih menyimpan titik api dilaporkan hanya tersisa sekitar 0,48 hektare dari total keseluruhan 8,4 hektare. Sisa luasan tersebut terus menjadi fokus utama para petugas lapangan agar lidah api tidak kembali menyebar ke area sekitarnya.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengonfirmasi bahwa penanganan bencana lingkungan ini menunjukkan perkembangan yang sangat memuaskan. “Di hari kedelapan ini, petugas gabungan melakukan pemadaman dengan progres yang positif,” ujar Jenal saat meninjau langsung lokasi operasional di TPAS Galuga.
Meskipun cuaca dan kondisi lapangan kerap berubah, tim pemadam tetap mampu mengendalikan situasi dengan cepat dan terukur. "Walaupun sempat ada api yang membesar di luar prediksi, namun bisa kita tangani," tambahnya merinci dinamika pemadaman di area tersebut.
Menurut pantauan di lapangan, tantangan utama saat ini adalah kepulan asap dari tumpukan sampah yang bisa memicu titik api baru. Sebagai langkah antisipasi, para petugas secara aktif melakukan penguraian tumpukan material tersebut menggunakan peralatan konvensional yang tersedia.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga telah mengerahkan tambahan personel untuk mempercepat proses pemadaman di area sisa. Dukungan tenaga perbantuan ini diketahui berasal dari berbagai instansi terkait, termasuk Satpol PP, Dinas PUPR, hingga elemen relawan masyarakat.
Operasi penanganan kebakaran ini dilaporkan berjalan dalam durasi yang sangat panjang setiap harinya demi mempercepat proses pemulihan. Menurut informasi resmi pemerintah daerah, tim gabungan bekerja secara maraton mulai pukul 07.00 WIB pagi hingga pukul 03.00 WIB dini hari.
Harapan besar kini tertuju pada keberhasilan fase pendinginan setelah seluruh titik api utama berhasil dijinakkan oleh tim. "Semoga hasilnya lebih baik dan bisa kita lakukan pendinginan," sebut Jenal menutup keterangannya terkait target akhir operasi tersebut.
Selama masa operasi berlangsung, keselamatan dan kondisi fisik para petugas pemadam dipastikan tetap menjadi prioritas utama. Mereka secara rutin menerima pemeriksaan kesehatan berkala serta pasokan logistik yang disalurkan melalui posko utama di UPTD TPAS Galuga.
Upaya maksimal ini membuktikan komitmen pemerintah dalam mengatasi krisis di fasilitas pembuangan sampah regional tersebut. Masyarakat sekitar diimbau untuk tetap waspada sembari menunggu pengumuman resmi mengenai status akhir dari bencana kebakaran ini. (*)